Sabtu, 26 Februari 2011

Demi Anak Rela Berkorban


Setiap orang pasti memiliki hasrat untuk menjadi orang yang sukses, namun dalam mencapai suatu kesuksesan dibutuhkan perjuangan. Seperti yang dialami oleh Adi. Ia adalah seorang penjual susu sapi keliling dan makanan. Ia berjualan makanan dan susu sapi keliling demi menyekolahkan anak-anaknya serta menghidupi keluarganya.
“ Demi anak dan istri saya rela tidak makan, Teh” tutur  Adi yang memiliki 8 orang anak. Ia mulai bekerja dari pukul 03.00 hingga pukul 16.00. Untuk mendapatkan makanan tersebut, Adi harus pergi ke Pasar Merdeka yang letaknya sangat jauh dari rumah Adi yang terletak di daerah Adi Sanggoro, sedangkan untuk mendapatkan susu sapi, sekitar pukul 13.00 ia mengambil ke Fapet.
“ Setiap hari saya harus berjualan susu sapi dan makanan di sekitar IPB, Teh. Ini saya lakukan agar saya bisa menghidupi istri dan ketiga anak saya yang masih sekolah. Saya terus berjuang agar anak-anak saya bisa terus sekolah hingga mendapat gelar sarjana” ujar Adi. Pekerjaan ini ia lakukan sejak tahun 2008.
Untungnya sang istri juga bekerja, ia bekerja sebagai guru di Madrasah, walaupun pekerjaan tersebut tidak tetap.
Menurut Alex seorang mahasiswa IPB, ia terharu melihat perjuangan Pak Adi yang sangat gigih. Pak Adi rela kepanasan dan kehujanan demi untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya yang masih sekolah.
Inilah bukti perjuangan yang luar biasa, perjuangan seorang bapak untuk menghidupi kebutuhan istri dan ketiga anaknya yang masih sekolah. Perjuangan seperti inilah yang patut kita acungi jempol dan patut kita contoh. KK/Rien

Tidak ada komentar:

Posting Komentar